Uang Masih Dominan Pengaruhi Pilkada
Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti mengatakan, uang masih memiliki pengaruh yang sangat dominan dalam ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Sehingga, figur yang tak memiliki modal besar sangat sulit untuk bisa tampil dalam hajatan demokrasi secara langsung tersebut.
“Namun memang, uang ini tak selamanya diartikan negatif. Karena, uang itu biasanya juga digunakan si calon untuk menyosialisasikan dirinya, seperti pasang iklan di media massa,” kata Ray, saat tampil sebagai pembicara seminar Otonomi Daerah, Menggugat Kapitalisasi Kepemimpunan, di Gedung Jiwasraya, Kota Tangerang, Selasa (11/9).
Seminar yang mengupas ketertaikan uang dalam meraih kepemimpinan ini digelar Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA). Selain Ray Rangkuti, pembicara lain adalah Ketua KPUD Kabupaten Tangerang Jamaludin dan Direktur Kebijakan Publik Ibnu Djandi.
Selain menyinggung modal dalam meraih kepemimpinan, Ray juga menyinggung Pilkada Kabupaten Tangerang yang sangat memungkinkan hadirnya calon perseorangan.
Ray berpendapat, seiring dengan keputusan Mahkamah Konstitusi, maka calon perseorangan diperbolehkan tampil dalam pemilihan kepala daerah, tanpa harus menunggu aturan teknis atau revisi UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.
Ray mengatakan, semestinya pemerintah cukup membuat peraturan pengganti undang-undang (perpu). “Karena ini tergolong keadaan darurat. Seharusnya, segera terbitkan perpu,” ungkapnya.
Namun, Ketua KPUD Kabupaten Tangerang Jamaludin tak sependapat dengan Ray. Kata Jamaludin, sepanjang UU Nomor 32 Tahun 2004 belum direvisi, jika ada daerah yang membolehkan calon perseorangan, maka itu inkonstitusional.
“Dengan demikian, sepanjang UU Nomor 32 belum direvisi, kami tak bisa menerima pendaftaran calon perseorangan,” katanya.
Sementara itu, Ibnu Jandi lebih pada menekankan kekhawatirannya adanya pembangunan dinasti dalam pemilihan kepala daerah.
Jandi khawatir, jika pembangunan dinasti kepemimpinan ini lahir, lebih banyak dampak buruknya, karena disinyalir semangatnya ingin mengeruk ekonomi daerah.
TIGA PASANGAN CALON
Pada bagian lain, seusai seminar, Ray memprediksi, calon yang tampil dalam Pilkada Kabupaten Tangerang paling banyak tiga pasangan saja.
“Bahkan, bisa jadi hanya dua saja, yakni persaingan PKS dan incumbent. Ini sangat seru, soal peluang saya kira fifty-fifty. Saya menyarankan, kedua pasangan ini untuk tidak melupakan partai-partai kecil yang tidak meraih suara di parlemen,” katanya.
Kata Ray, jika partai-partai kecil itu tidak dilirik, sangat mungkin akan memunculkan calon ketiga. “Saya juga mengingatkan soal calon perseorangan itu,” katanya. (dai)
Home »Unlabelled » Uang Masih Dominan Pengaruhi Pilkada
Cheria Bandung
Graha Internasional ( Bank of Tokyo ) Lt3 Jl. Asia Afrika No.129, Bandung 40112
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar