Tifatul : Malaysia Anggap WNI Bangsa Budak
Tifatul mengatakan, pemerintah jangan hanya meraih keuntungan dengan mengirim tenaga kerja saja melainkan harus memperhatikan kebijakan lain yang berkaitan dengan keselamatan para pekerjanya diluar negeri.
JAKARTA – Seringnya penganiayaan yang dilakukan Malaysia terhadap WNI, disebabkan warga Indonesia dianggap Indon atau budak bagi mereka, terkait banyak TKI disana.
“Malaysia menganggap bangsa Indonesia orang indon, bukan hanya Malaysia, Arab juga. Karena kita banyak mengirim tenaga kerja,” ujar Tifatul saat dihubungi okezone di Jakarta, Kamis (30/08/2007).
Tifatul mengatakan, pemerintah jangan hanya meraih keuntungan dengan mengirim tenaga kerja saja melainkan harus memperhatikan kebijakan lain yang berkaitan dengan keselamatan para pekerjanya diluar negeri.
“Ekspornya jalan, nasibnya tidak diperhatikan,” kata Tifatul.
Dalam hubungan Indonesia dengan Malaysia, Tifatul menganggap, Indonesia sangat sedikit meraih keuntungan dalam kerjasama tersebut.
“Malaysia banyak meraih keuntungan dalam kerjasama dengan kita,” imbuhnya.
Namun, Tifatul tidak akan menyikapi masalah ini dengan emosional. “Saya lebih melihat hal-hal yang substansial, agak dewasalah menyikapinya,” pungkasnya. (ase)
Home »Unlabelled » Tifatul : Malaysia Anggap WNI Bangsa Budak
Cheria Bandung
Graha Internasional ( Bank of Tokyo ) Lt3 Jl. Asia Afrika No.129, Bandung 40112
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar