PKS: Golkar Ngaca Dong!

Diposting oleh Cheria Holiday on Selasa, 19 Oktober 2010

PKS: Golkar Ngaca Dong!

Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta partai-partai mitra koalisi, terutama Partai Golkar, tidak mendorong reshuffle kabinet. Ingat, Golkar hanya pendatang baru dalam gerbong koalisi.

"Golkar nggak ikut koalisi dalam Pilpres. Dia pendatang belakangan. Sebagai pendatang belakangan, harus tahu diri dong," tukas Ketua DPP PKS Mahfudz Siddiq kepada INILAH.COM, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/10/2010).

Menurutnya, wajar jika PKS mendapat jatah menteri lebih banyak dibanding Golkar. Sebab, PKS sudah menjalin kontrak politik dengan Presiden SBY jauh sebelum Golkar. "Nggak perlu ada yang merasa dilebih-lebihkan dibanding PKS," ujarnya.

Secara khusus, Mahfudz juga menanggapi isu bakal digantinya menteri asal PKS. "Kalau mau ganti menteri PKS, nggak apa-apa, tinggal diomongin aja sama Presiden," katanya enteng.

Mahfudz mengingatkan Presiden sudah terikat kontrak dengan PKS. Karenanya, jika akan ada pergantian menteri PKS mesti dibicarakan dulu perubahan kontrak politik.

"Kalau mau ada perubahan kontrak koalisi harus ada pembicaraan langsung antara pak SBY dengan PKS. Urusan mengganti orang sebagai menteri itu paling gampang bagi PKS. Tapi payungnya kan ada, kontrak politik," tuturnnya. [bar]

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar

Cheria Bandung

Cheria  Bandung
Graha Internasional ( Bank of Tokyo ) Lt3 Jl. Asia Afrika No.129, Bandung 40112

Info Haji Bandung