PDIP ingin Jajaki Mega-Hidayat
Setelah Megawati Soekarnoputri menyatakan kesediaan dicalonkan menjadi presiden, PDI Perjuangan langsung mencari tokoh yang dinilai tepat menjadi pendamping istri Taufik Kiemas ini di Pilpres 2009.
myRMnews.Partai berlambang banteng gemuk bermoncong putih ingin menyandingkan Mega dengan tokoh yang mewakili kalangan nasionalis religius. Ketua MPR Hidayat Nurwahid (HNW) yang bekas presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) termasuk tokoh yang dilirik untuk diduetkan dengan Mega.
Demikian dikatakan Wakil Panitia Rakernas II dan Rakornas PDIP Aria Bimo. “Untuk masalah cawapres sebenarnya bagi kami tidak berbicara umur atau yang muda atau yang tua, terserah saja. Kami lebih menilai konsistensinya dan ideologi cawapres tersebut ,” kata Ario.
PDIP, kata dia, cawapres pendamping Mega berasal dari kalangan nasional religius. Alasannya, PDIP ingin pasangan capres-cawapres yang diusung mendapat dukungan dari kalangan Islam.
“Pilihannya (berkoalisi) dengan PKS, PKB, dan PPP. Itu kan partai yang nasionalis religius. Kami ingin memperluas masa kepada kalangan religius. PKS, kami akui salah satu yang tampak cukup kuat. Mereka punya tokoh yang banyak. Sosok HNW, Insya Allah bisa,”katanya
Menanggapi keinginan PDIP itu, Anggota Dewan Penasihat Presiden PKS, Suryama M Sastra mengatakan, sangat mungkin HNW berduet dengan Mega di 2009.
Sebab, PKS pun sedang melakukan ekspansi basis massa dari kalangan nasionalis. Kalau PKS ingin mengajukan pasangan capres-cawapres pada 2009, maka akan dipilih tokoh yang bisa diterima kalangan nasionalis maupun religius.
“Besar kemungkinan kami akan berkoalisi dengan PDIP dan tawaran untuk menggaet HNW bagi kami wajar saja, apalagi saat ini kami mengadakan ekspansi kepasa masa yang bukan saja Islam bahkan sekuler pun. Sedang, PDIP sedang mendekatkan diri dengan massa religius. Ini, kan klop sekali, saling ketemu,” kata Suryama. rm
Home »Unlabelled » PDIP ingin Jajaki Mega-Hidayat
Cheria Bandung
Graha Internasional ( Bank of Tokyo ) Lt3 Jl. Asia Afrika No.129, Bandung 40112
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar