Jazuli : " Kemenangan lebih menggembirakan"

Diposting oleh Cheria Holiday on Rabu, 22 Agustus 2007

Calon Bupati Kabupaten Tangerang dari PKS Jazuli Juwaini mengaku siap untuk debat terbuka dengan calon incumbent Ismet Iskandar.

Menurut Jazuli, debat terbuka ini karena masyarakat perlu mengenal siapa calon yang paling pantas memimpin Kabupaten Tangerang. ”Kita juga memerlukan media seperti itu,tentunya bertujuan agar masyarakat kenal calon pemimpinnya,” kata Jazuli,kemarin. Saat ditanya siapa calon yang akan dipilihnya untuk mendampinginya dalam pilkada mendatang, Jazuli mengatakan bahwa siapa pun berhak untuk menjadi wakilnya. ”Saya tidak menolak perempuan. Yang terpenting, calon itu harus diusung partai, harus memiliki nilai tambah untuk suara,dan yang terpenting punya komitmen membangun Kabupaten Tangerang,”kata Jazuli.

Dia juga tidak menolak jika adik Gubernur Ratu Atut Chosiyah, Airin Rachmi Diany bakal mendampinginya. PKS saat ini, kata Jazuli, belajar banyak dari Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu. ”Saya tidak ingin di sini terulang seperti di Jakarta. Meski banyak orang yang bilang PKS hebat saat itu,buat saya hal itu tidak menggembirakan.Biar bagaimanapun, kemenangan lebih menggembirakan,” ujar anggota Komisi II DPR ini. Dirinya juga mengakui, jika terpilih bakal menjalankan beberapa peraturan seperti yang ada di Kota Tangerang. ”Pemerintah Daerah mempunyai tanggung jawab untuk mencegah kehancuran moral masyarakatnya dan saya yakin semua orang membutuhkan itu.Tetapi jangan salah tafsir itu bukan hukum Islam, tetapi peraturan yang dibutuhkan untuk masyarakat,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Sukses Ismet Iskandar, Ahmad Damhuri, mengatakan bahwa pihaknya sangat siap jika memang ada lembaga resmi yang menyelenggarakan ajang seperti itu. ”Jika yang itu memang jadi syarat dari KPUD, kita siap,” kata Damhuri. Namun, lanjutnya, jika debat terbuka itu yang meminta pihak luar KPUD Kabupaten Tangerang, pihaknya harus melihat dahulu siapa yang menyelenggarakan dan apa kepentingannya. ”Kita harus lihat dahulu siapa yang meminta.Kalau memenuhi syarat dan kode etik, ya kita sangat siap. Sebab seperti diketahui, Pak Ismet sudah 32 tahun bekerja pada bidang pemerintahan, tentunya dia lebih paham pemerintahan daripada yang masih berandaiandai,” tegasnya.

Sementara di Bekasi, perang spanduk dan stiker para bakal calon wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada Kota Bekasi 27 Januari 2008, mulai marak. Pengamatan SINDO di lapangan menunjukkan sejumlah tokoh seperti Ketua DPRD Kota Bekasi Rahmat Effendi, Ketua Yayasan Bhakti Kartini Nurman Ruslan, Kader PAN Ayuni Mirlina, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bekasi Awing Asmawi, dan Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Bekasi Ronny Hermawan yang diisukan akan mencalonkan diri untuk merebut kursi nomor satu di Kota Bekasi telah memasang spanduk di sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Bekasi.

Tidak terkecuali, balon Wali Kota PKS Ahmad Syaikhu dan balon Wali Kota Koalisi Pelangi Kadimin, juga terlibat dalam perang spanduk tersebut. Spanduk-spanduk tersebut terpampang di ruas Jalan Pramuka, Jalan Chairil Anwar, Jalan Hasibuan, Jalan Sersan Aswan, dan Jalan Raya Jati Asih. Di Jalan Pramuka yang menjadi alun-alun Kota Bekasi, tiga spanduk tokoh masyarakat yakni Ahmad Syaikhu, Kadimin, dan Nurman Ruslan terpasang berjejer di alun-alun tersebut.

Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Bekasi Dedi Juanda meminta pemasangan spanduk dan stiker tidak dilakukan di sembarang tempat. ”Spanduk- spanduk itu kan tidak dikenai pajak.Kami berharap pemasangannya tetap menjaga estetika keindahan,”tukasnya. Salah satu tokoh yang terlibat dalam perang spanduk ini Ronny Hermawan mengatakan, pemasangan spanduk tersebut dilakukan sebagai bentuk sosialisasi atas terbentuknya kepengurusan DPC Partai Demokrat yang baru. ”Pemasangan spanduk ini juga dilakukan untuk membantu KPUD dan Pemkot Bekasi dalam melakukan sosialisasi Pilkada,” katanya.

Sementara itu, Badan Kependudukan dan Catatan Sipil (BKCS) Kota Bekasi berencana menyerahkan data pemilih sementara ke KPUD Kota Bekasi pada Senin (27/8) mendatang. Kepala BKCS Wawan Hermawan mengatakan, dari hasil pencocokan dan penelitian (coklit) penduduk sementara di 12 kecamatan, jumlah pemilih yang akan ikut dalam pilkada sebanyak 1.138.000 jiwa. (denny irawan/ wahab firmansyah)

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar

Cheria Bandung

Cheria  Bandung
Graha Internasional ( Bank of Tokyo ) Lt3 Jl. Asia Afrika No.129, Bandung 40112

Info Haji Bandung